IMPRESI MENGGUNAKAN OLI BUZZ

andikadiego.net – Jakarta (05/04/2019). Beberapa waktu lalu AD menyempatkan diri untuk sekedar mengganti oli motor. Kebetulan memang bertepatan dengan acara fun riding ke Purwakarta, so sekalian ganti oli. Kebetulan AD saat itu sedang berada di bengkel Triple S, ini bengkelnya kawan kawan komunitas matik Suzuki selain Garasinya Ance.

Saat mau ganti oli bingung juga mau make oli apa, karena AD biasanya menggunakan oli Gulf namun saat itu ngak bawa persediaan oli untuk direplace. Nah oli Gulf yang AD gunakan biasanya Gulf Formula G sama Pride Scooter, keduanya merupakan oli yang berjenis fully synthetic kalo formula G memiliki kekentalan 5W – 30 sedangkan untuk Pride Scooter memiliki kekentalan 10w – 40.

Berhubung saat itu lagi ngak ada stok, akhirnya ditawarkan oleh Om Hamka, selaku pemilik dari Triple S garage. Beliau menawarkan oli baru yang bernama Buzz, hmmm oli seperti apa yah Buzz ini. Jujur AD penasaran juga sama oli satu ini belum pernah make, so boleh juga sekalian nyoba gimana rasanya make oli Buzz ini.

Ngobrol ngobrol sama Om Hamka mengenai oli Buzz ini, jika oli Gulf yang biasa AD gunakan merupakan oli berkarakter fully synthetic, nah oli Buzz ini menurut si Om Hamka yang merekomendasikan oli Buzz ini memiliki karakter yang berbeda. Apa bedanya ?. Oli Buzz ini menurut Om Hamka bbukan berjenis fully synthetic namun tidak juga berjenis mineral base. Lhaaa AD malah jadi bingung, namun menurut Om Hamka, oli Buzz ini memiliki jenis dinamis………hmmm AD malah baru tau lho.

Oli Buzz ini memiliki jenis mineral namun juga memiliki jenis synthetic atau menurut Om Hamka oli ini seperti oli organik. Yang menarik menurut penuturan Om Hamka oli Buzz ini dapat digunakan untuk kendaraan berat seperti truk, genset hingga mesin kapal. Nah menurut beliau juga oli Buzz ini tidak direkomendasikan untuk mesin hidrolis.

Nah oli Buzz ini diproduksi bukan oleh perusahaan oli pada umumnya, melainkan oleh perusahaan biotech, wow……beda yah. Oli Buzz memiliki kandungan indeks parameter yang berbeda dari oli kebanyakan. Oli Buzz ini sudah bersetandard JASO SN. Oli Buzz bekas atau yang telah terpakai masih dapat dimanfaatkan juga lho guys, contohnya adalah bahan bakar buat masak dengan campuran buzz 70 solar 30 di kompor tekanan 2 bar, dan ini kabarnya sudah pernah diujicobakan. Oli Buzz ini memiliki  fitur coatingnya yang berfungsi melapisi bagian mesin. Ajiiibbb ngak tuh.

Nah AD menggunakan oli Buzz dengan kekentalan 10w – 40, gimana rasanya?. Menariknya awal nyoba itu mesin berasa biasa saja, bahkan cenderung agak berat sedikit untuk naik, bisa dibilang masih kurang rensponsif. Nah namun ketika sudah mulai panas wehhhh……larinya tokcerr, ngaciiirrrrrr. Ajiiibbbb…….seperti menggunakan oli fully synthetic, enak, bahkan ketika sudah mulai panas suara mesin cenderung halusss. Hingga saat ini kurang lebih seminggu sudah menggunakan oli Buzz ini, tidak ada masalah yang AD temui selama menggunakan oli ini. Mesin tetap tenang hahahaha…….keep silent. So menurut AD ini adalah salah satu oli yang bagus untuk digunakan…..top markotop braayyy.

 

 

 

Author: ANDIKADIEGO

Tinggalkan Balasan