RINS DAN SUZUKI MAKIN KLOP

andikadiego.net – Jakarta (09/05/2019). Holla bro and sis…..selamat berpuasa buat kawan kawan yang menjalankannya. Buat bro dan juga sis yang minggu kemarin menyaksikan race motogp pasti sudah tau siapa pemenang dari race yang di helat di Jerez Spanyol tersebut, kalo pun ngak menyaksikan secara langsung di televisi pasti juga udah liat siaran ulangnya atau membaca hasil racenya via media online.

Pemenag dari race di Jerez Spanyol minggu 5 Mei 2019 lalu adalah Marc marquez, diamana sejak awal race Marc seperti tak tersentuh oleh pembalap lain. Lalu diposisi ke dua ada pembalap Suzuki ecstar team yaitu Alex Rins, dan posisi ketiga adalah maveric Vinalez dati team Yamaha Monster. Kita ngak akan membahas balap kemarin yah karena rasanya sudah basi aja hehehehe, AD sempat menulis via handphone mengenai race motogp kemarin. Tetapi ternyata ada yang salah dengan setingan wordpress di handphone, jadi artikel tentang race motogp Jerez kemarin ngak bisa di publish.

AD hanya ingin menyoroti sepak terjang Alex Rins diatas motor Suzuki GSX RR1000 yang menjadi tunggangannya, yang mana dari awal musim ini terlihat sekali kemajuannya. Alex Rins sendiri mulai bergabung dengan team Suzuki ecstar dan memulai race ditahun 2017, doi bersama sama Andrea Iannone yang sama sama pembalap baru team Suzuki ecstar.

Namun diawal kiprahnya bersama team Suzuki ecstar tidaklah berjalan baik, Rins harus bergelut dengan cidera yang dialaminya karena crash saat berlatih. Bisa dibilang tahun 2017 merupakan tahun yang kurang baik bagi Rins dan juga team Suzuki ecstar, baru menjelang akhir musim race motogp 2017 Suzuki mulai terlihat kemajuannya meskipun belum berhasil menjajaki podium.

Saat race motogp 2018 berjalan, perlahan Suzuki mulai memperlihatkan hasilnya. Bergantian Rins dan juga Iannone mulai bisa menjajaki podium, baik itu peringkat pertama ataupun peringkat ke dua. Kemajuan yang diperlihatkan oleh team Suzuki ecstar makin menambah kepercayaan diri dalam team Suzuki. Namun begitu team Suzuki ecstar pun harus berpisah dengan salah satu pembalap utamanya Andrea Iannone.

Suzuki tidak memperpanjang kontraknya bersama Andrea Iannone dikarenakan satu dan lain hal, Suzuki lebih memilih Rins untuk project  jangka panjang mereka. Suzuki memposisikan Rins tidak hanya sebagai pembalap utama untuk team Suzuki ecstar, namun juga sebagai pengembang dari Suzuki GSX RR kedepannya.

Rins sendiri utuk musim 2019 ini telah mendapatkan partner baru yang menggantikan Andrea iannone, dia adalah pembalap rokie yang baru semusim bermain di moto 2 dan langsung direkrut oleh team Suzuki ecstar. Joan Mir menjadi tandem Rins ditim Suzuki ecstar, Mir sendiri memang diplot bukan hanya sebagai tandem dari Rins tetapi Suzuki juga memberikan Mir kebebasan untuk mengeksplor Suzuki GSX RR.

Musim 2019 sudah berjalan sebanyak 4 kali, dan bisa terlihat bagaimana Suzuki GSX RR ditangan dingin Rins terlihat makin ciamik. Dari mulai race seri pembuka di 2019 dimana race pertama berlangsung di Qatar, Rins mulai menunjukan tajinya. Memulai balap dari posisi ke 9 dan mengakhiri race di posisi ke 4, dan terlihat bagaimana sisi cornering speed Suzuki terlihat ciamik. Namun memnang kelemahan terlihat disisi strike saat jalur lurus, power Suzuki tidak seberingas Ducati maupun Honda.

Lalu saat race di gp Argentina dimana Rins memulai race dari posisi 16 dan berhasil mengakhiri race diposisi 5, makin memperlihatkan kemampuan Rins sebagai seorang pembalap dan juga kemajuan dari Suzuki GSX RR. Dan jika kawan kawan melihat bagaimana race motogp yang berlangsung di Austin Texas, Rins yang tidak diperhitungkan, karena memulai start dari posisi ditengah, namun akhirnya dapat menjuarai race motogp seri Austin Texas.

Dan yang terbaru dimana Rins yang menunggangi Suzuki GSX RR berhasil meraih posisi ke dua di Jerez Spanyol, makin mengukuhkan dia seagai pembalap yang patut diwaspadai. Perkembangan Suzuki di seri 2019 ini tidak lepas dari tangan dingin Rins yang memang didaulat sebagai rider pengembang Suzuki GSX RR, dan juga rider utama dari team Suzuki ecstar. Faktor lainnya adalah gaya balap Alex Rins yang smooth tidak grasa grusu, penuh perhitungan bagaimana menjaga kondisi permukaan ban agar tidak cepat habis.

Itulah mengapa saat ini Rins didaulat menjadi salah satu pembalap motogp yang patut diperhitungkan. Rins merupakan salah satu pembalap muda yang potensial, salah satu pembalap masa depan. Bisa dibilang, Rins diatas Suzuki GSX RR makin diperhitungkan.

 

Author: ANDIKADIEGO

Tinggalkan Balasan