DANI PEDROSA MENJADI LEGENDA MOTOGP

18 Valencia  5, 6, 7 y 8 de noviembre de 2015; circuito de Ricar

andikadiego.net – Jakarta, 16/11/2018, Daniel “Dani” Pedrosa Ramal atau dikenal dengan nama Dani Pedrosa akhirnya resmi mendapatkan gelar legenda motogp. Dani akan resmi menjadi rider motogp terakhir kalinya di race terakhir di Valencia Spanyol Minggu, 18 November 2018 nanti.

Dani berkutat dengan dunia balap sejak 2001, saat menjadi pembalap dikelas 125cc, dan menjadi juara dunia kelas 125cc ditahun 2003. Lalu naik ke kelas 250cc ditahun 2004 hingga tahun 2005. Di tahun 2006 Dani naik kek kelas premium bersama Repsol Honda.

Perjalanan panjang Dani Pedrosa dikelas premiere memang dikenal berliku, menjadi pengemudi kesayangan Repsol Honda, yup dari tahun 2006 hingga saat ini 2018, Dani belum pernah pindah ke tim manapun di kelas Motogp. Sejak race pertamanya di kelas premiere Dani sudah 143 kali naik podium, 31 kali memenangi balapan, dan 112 sisanya naik ke atas podium, baik itu sebagai runner up ataupun juara ke 3.

Pantaslah bagi Dani Pedrosa mendapatkan gelar legend di motogp, melihat karier yang ia jalani selama ini, tidak didaptkan secara instan, tapi dengan perjuangan dalam meniti karier sebagai pembalap profesional di kelas premiere motogp, hingga ia didaulat menjadi legenda balap motogp.

3498545210

“ini adalah moment spesial, dimana anda tidak akan pernah mengira dalam berjuang mengejar mimpi, senang rasanya banyak mendapatkan dukungan dari fans, begitu pula saat melihat rival rival saya lalu lalang didepan paddock. Motogp telah memberikan banyak pengalaman kepada saya, dan saya banyak belajar didalamnya” ujar Dani yang dikutip dari Crash.

Pedrosa jadi pebalap ke-29 yang masuk jajaran MotoGP Legends. Ia mengikuti jejak sejumlah legenda seperti Giacomo Agostini, Mick Doohan, Nicky Hayden, Daijiro Kato, Randy Mamola, Angel Nieto, Kenny Roberts, Kevin Schwantz, sampai Casey Stoner.

Menurut Rossi saat confrensi pers digelar, Dani adalah pembalap yang hebat, pembalap yang cukup kuat dalam berduel. Dan masih menurut Rossi bahwasannya Dani pantas jika mendapatkan gelar juara dunia. Dani adalah pembalap yang kompetitif dan kita para pembalap akan merindukannya.

Menurut Marquez, Dani adalah pembalap yang pemalu saat berada di depan kamera, tetapi, dia cukup gila ketika tidak ada kamera yang menyorotnya, Dani adalah orang yang baik, dan saya memiliki banyak kenangan saat bersama Dani.

Selamat jalan Dani, hahaha….kok kesannya kek udah ngak ada yah, semoga karier diluar race motogp bisa lebih maju dan lebih baik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here