Isuzu Siap Hadapi Standarisasi Emisi Euro4

0
74
views
PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) serta Kementerian Perindustrian terus melakukan upaya dalam mensosialisasikan terkait dengan standar EURO 4.

andikadiego.net – Jakarta. Per tanggal 7 April 2021, pemerintah melalui Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/3/2017 tentang Baku Mutu Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Tipe Baru Kategori M, N, dan O atau yang lebih dikenal dengan Standar Emisi Euro 4. Akan mulai berlakunya standarisasi gas buang EURO 4 khususnya untuk kendaraan bermesin diesel.

Forum Wartawan Otomotif Indonesia (FORWOT) menggandeng PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) serta Kementerian Perindustrian terus melakukan upaya dalam mensosialisasikan hal tersebut kepada seluruh pemangku kepentingan yang terkait dengan standar EURO 4 untuk bersiap-siap menghadapi era baru standar bahan bakar di Indonesia.

BMW Astra Berikan Layanan Pembersihan Sirkulasi Udara Mobil Secara Gratis

Menurut Putu Juli Ardika, Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan mengatakan, perubahan standar bahan bakar ini akan diikuti oleh produsen otomotif.

“Negara-negara tujuan ekspor sudah memasuki EURO 4, EURO 5, dan EURO 6, ini menjadi peluang yang bagus bagi industri untuk meningkatkan daya saing. Kalau ada dua lini produksi kendaraan EURO 4 dan EURO 2 membuat tidak kompetitif,” ungkap Putu saat berdiskusi Bersama Isuzu dan Kementerian Perindustrian di GIICOMVEC Jumat (6/3).

Isuzu menilai standar emisi EURO 4 wajib segera diterapkan karena negara-negara lain sudah mengimplementasikan.

Pemerintah juga berencana untuk menghadirkan penerapan bahan bakar Biofuel 30 (B30). Pemanfaatan bahan baku minyak nabati (fatty acid methyl ester/FAME) sejalan untuk menghadirkan bahan bakar yang bersih dari timbal karena minyak nabati tidak mengandung sulfur dan logam.

Bahkan penerapan B100 yang ada di luar negeri sudah setara dengan bahan bakar berstandar emisi EURO 6. Sehingga rencana pemerintah untuk memanfaatkan minyak nabati sebagai campuran solar membuat Biosolar yang beredar di masyarakat menjadi lebih ramah lingkungan.

Isuzu sudah melakukan serangkaian riset dan pengembangan untuk mesin yang cocok dengan standar emisi gas EURO 4 dan B30, dan kini sudah bisa digunakan oleh konsumen di Tanah Air.

“Prinsipnya kami sebagai produsen akan mengikuti peraturan yang dikeluarkan oleh pemerintah. Penyesuaian mencakup ambang batas gas buang sampai penggunaan bahan bakar nabati disesuaikan dengan regulasi yang berlaku,” sambung Departemen Head Prototype and Test Departement PT Isuzu Astra Motor Indonesia, Harmoko Setyawan, di kesempatan yang sama.

Kesiapan Isuzu menghadapi standar emisi EURO 4 dan B30 dibuktikan dengan jaminan Teknologi Common Rail di mesin Isuzu Giga yang ada sekarang sudah kompatibel.

Hyundai Hadirkan IONIQ Electric, Dukung Penguatan Sinergi Stakeholder Transportasi Darat

 

Editor : andika          Pict by PT Isuzu Astra Motor Indonesia

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here