Lakukan Ini Setelah Menerjang Atau Paska Terendam Banjir

0
67
views
Pict by mitchellrepublic.com

andikadiego.net – Jakarta. Banjir yang terjadi belakangan ini di beberapa lokasi di Jabodetabek menjadi pembuka awal tahun 2020.

Genangan atau banjir merupakan salah satu momok yang menakutkan bagi pengguna kendaraan bermotor, khususnya roda dua bray.

Motor yang melewati banjir atau terendam banjir pastilah sangat beresiko terjadi kerusakan di beberapa komponen. Bahkan yang dikhwatirkan dapat terjadi water hammer. Nah apa itu water hammer? menurut Ariyanto selaku pemilik dari blog otomotif Aripitstop.com water hammer merupakan kondisi di mana kendaraan yang mati mendadak saat sedang digunakan bray.

Water hammer terjadi ketika air masuk kedalam ruang pembakaran melalui filter udara. Efek menghisap pada filter udara membawa air keruang pembakaran sehingga memenuhi ruang pembakaran. Karena air tidak dapat terbakar seperti bensin akhirnya membuat tekanan di ruang bakar melebihi beban dan akhirnya berefek pada piston yang melengkung karena tekanan tadi. Akibatnya piston berhenti berputar dan membuat mesin mati secara tiba-tiba.

Karena itu kudu berhati-hati bray saat melewati banjir atau genangan air yang cukup tinggi, jangan asal terjang aja, yang ada malah merugikan kita sendiri.

Ada beberapa trik saat kita akan melalui banjir atau genangan air yang cukup tinggi. Lihat ketinggian air, jika ketinggiannya masih berada di bawah kenalpot motor, masih aman ketika harus melewati genangan atau banjir tersebut. Namun jika genangan atau banjir sudah melewati tinggi kenalpot atau berada diatas permukaan filter udara sebaiknya matikan motor dan lalui banjir dengan mendorongnya.

Setelah itu usahakan untuk melespaskan busi dan juga filter, setelah itu bersihkan dan tunggu beberapa saat hingga mengering. Disarankan setelah itu untuk melakukan pengecekan di Bengkel terdekat atau Bengkel resmi. Jangan langsung dinyalakan bray, takutnya terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan pada kendaraan.

Untuk motor yang sudah terendam banjir mimin juga punya tips bagaimana mensiasatinya, masih menurut Lek Ariyanto si pemilik blog Aripitstop.com dan bosnya Zona Speed.

Jika motor terendam untuk waktu beberapa hari, biasanya sudah dipenuhi dengan lumpur lebih baik bersihkan dulu dengan air agar bersih dari lumpur atau tanah.

Jangan langsung nyalakan motor, ditakutkan terjadi korseleting pada area kelistrikan  motor, atau adanya air yang memenuhi ruang pembakaran sehingga terjadi water hammer.

Kuras tangki bbm jika motor terendam hingga melewati tangki bbm. Ganti oli mesin dan oli gardan pada motor matik. Bersihkan area CVT, ganti filter udara, buka busi, usahakan untuk dapat mengeluarkan air dari dalam mesin motor.

Pada motor yang masih menggunakan karburator, wajib hukumnya untuk membersihkan area karburator karena fungsi karburator yang cukup fital pada kendaraan.

Nah semoga bermanfaat ya bray, bagus kalo bisa bongkar motor sendiri hehehehe, kalo ngak bisa mendingan bawa ke Bengkel terdekat atau Bengkel resmi. Tetap hati-hati dijalan persiapkan apa yang harus dipersiapkan di musim hujan ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here