LOGIS JIKA SUZUKI IKUT NYEMPLUNG DI KELAS MATIK GAMBOT

Kelas skutik gambot perlahan tapi pasti sepertinya akan menjadi salah satu kelas idola untuk pabrikan maupun juga konsumen roda dua tanah air. Skutik gambot memang dapat memanjakan rider saat melakukan riding, dimana kenyamanan menjadi salah satu alasannya.

Saat ini ada 2 pabrikan yang memiliki line up matik gambot dengan harga mereng, seperti Yamaha dengan Nmax nya dan Aerox 155 nya, dan Honda yang akhirnya ikut serta nyemplung dikelas matik pahe dengan melokalkan PCX 150.

andikadiego_Nmax2018

Nmax merupakan pintu pembuka, atau dengan kata lain penggedor dikelas matik gambot lokal, dimana biasanya model model seperti ini kerap dijual dikisaran harga diatas 30an juta rupiah, yang mana pasti akan membuat konsumen berfikir kembali jika menginginkan skutik bergaya gambot, hanya kaum berduit saja yang pada akhirnya dapat memiliki skutik gambot.

Setelah Yamaha meluncurkan Nmax dengan harga fantastis, dimana untuk fersi ABS dihargai dikisaran harga sekitar 28 juta rupiah dan untuk non ABS berada dikisaran 24 juta rupiah. Nmax pun menjadi salah satu matik yang digemari, dan menjadi idola.

andikadiego_HondaPCX2018

Honda pun akhirnya melirik kelas ini, dengan melokalkan PCX 150. Pcx sebelumnya dijual dikisaran harga hampir mencapai 40 juta rupiah, dengan harga begitu tinggi so pasti ngak akan bisa bersaing dengan kompetitor alias Yamaha Nmax dimana terpaut harga yang cukup jauh.

Pilihan melokalkan PCX sepertinya menjadi pilihan terbaik bagi Honda, mau ngak mau Honda harus mau. Pastinya Honda juga kepingin dong merasakan kesuksesan yang dimiliki oleh Yamaha Nmax. Dengan melokalkan PCX otomatis Honda juga dapat menekan harga jual PCX agar dapat bersaing secara head to head dengan Yamaha Nmax.

andikadiego_Burgman180

Belakangan Suzuki mulai melirik kesuksesan dikelas ini, dan menurut AD cukup logis jika Suzuki ikutan nyemplung dikelas matik gambot ini. Suzuki sendiri sudah memiliki basik untuk membuat skutik gambot, dimana nama Burgman sendiri sudah dikenal secara global sebagai matik yang nyaman dan tangguh.

Nah untuk pasar lokal kabarnya akan menggendong mesin tidak 150cc seperti para kompetitor nya tetapi 170-180cc. Suzuki sendiri sebenarnya memiliki matik gambot lewat Suzuki Burgman 200, tetapi secara harga terbilang cukup tinggi untuk matik 200cc, karena memang Suzuki Burgman 200 dibawa dari Thailand so harga jualnya pun cukup tinggi.

Nah dengan melokalkan Burgman otomatis Suzuki dapat menekan harga jualnya, apalagi dengan penggunaan mesin 170-180cc yang berada diatas kompetitor, otomatis si Burgman lokal ini akan memiliki value tersendiri. So cukup logis jika Suzuki pada akhirnya dapat melokalkan si Burgman.

 
 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here