Nih Penjelasan Leasing Mengenai Libur Cicilan, Ada Caranya Lho

3
290
views
Ini penjelasan APPI selaku asosiasi pembiayaan mengenai Libur cicilan.

andikadiego.net – Jakarta. Beberapa waktu lalu Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan solusi kemudahan kepada masyarakat yang terkena dampak dari wabah virus corona (Covid-19).

Kemudahan tersebut adalah pembayaran bunga atau angsuran untuk tukang ojek, sopir taksi, maupun nelayan yang saat ini memiliki cicilan kredit dapat ditangguhkan hingga 1 tahun kedepan.

Namun ternyata menimbulkan polemik karena masih adanya beberapa pengguna sepeda motor yang tetap ditagih cicilan kendaraannya terutama sepeda motor. Hingga akhirnya banyak orang bertanya-tanya apakah peraturan yang di umumkan oleh Presiden tersebut benar atau tidak?

Akhirnya APPI mengeluarkan pengumuman mengenai tata cara pengajuan keringanan kredit ke leasing atau perusahaan pembiayaan. Peraturan ini akan mulai berlaku efektif per 30 Maret 2020.

Adapun isi peraturannya adalah sebagai berikut :

  1. Kami memahami bahwa penyebaran wabah Virus Corona (COVID-19) berdampak terhadap perekonomian nasional yang juga dapat mempengaruhi kondisi keuangan Bapak/Ibu saat ini.
    Sebagai bentuk kepedulian kami atas wabah yang terjadi dan sejalan dengan arahan Otoritas Jasa Keuangan, kami dari Asosiasi Perusahaan Pembiayaan (APPI) bersama-sama dengan seluruh anggota perusahaan pembiayaan menawarkan restrukturisasi (keringanan) kepada Bapak/Ibu yang mengalami kesulitan keuangan sebagai akibat penyebaran Virus Corona.
  2. Adapun jenis restrukturisasi (keringanan) yang dapat kami tawarkan antara lain sebagai berikut:
    a. perpanjangan jangka waktu;
    b. penundaan sebagian pembayaran; dan/atau
    c. jenis restrukturisasi (keringanan) lainnya yang ditawarkan oleh perusahaan pembiayaan.
  3. Pengajuan permohonan restrukturisasi (keringanan) dapat dilakukan oleh Bapak/Ibu yang terkena dampak penyebaran Virus Corona dengan persyaratan sebagai berikut:
    a. Terkena dampak langsung Covid-19 dengan nilai pembiayaan di bawah Rp.10 Miliar.
    b. Pekerja sektor informal dan/atau pengusaha UMKM;
    c. Tidak memiliki tunggakan sebelum tgl 2 Maret 2020 saat Pemerintah RI mengumumkan virus corona.
    d. Pemegang unit kendaraan / jaminan dan
    e. Kriteria lain yang ditetapkan oleh perusahaan pembiayaan.
  4. Tata cara pengajuan restrukturisasi (keringanan) berlaku mulai tanggal 30 Maret 2020 dan dapat dilakukan dengan cara:
    a. Pengajuan permohonan restrukturisasi (keringanan) dapat dilakukan dengan cara mengisi formulir yang dapat di-download dari website resmi perusahaan pembiayaan;
    b. pengembalian formulir dilakukan melalui email (tidak perlu mendatangi kantor perusahaan pembiayaan).
    c. persetujuan permohonan restrukturisasi (keringanan) akan diinformasikan oleh perusahaan pembiayaan melalui email.
  5. Restrukturisasi (keringanan) dapat disetujui apabila jaminan kendaraan/jaminan lainnya masih dalam penguasaan Bapak/Ibu debitur sesuai perjanjian pembiayaan.
  6. Bagi Bapak/Ibu yang telah mendapatkan persetujuan restrukturisasi (keringanan) agar
    melakukan pembayaran dengan penuh tanggung jawab sesuai perjanjian restrukturisasi (keringanan) yang telah disepakati bersama.
  7. Dapat kami sampaikan bahwa perusahaan pembiayaan tetap beroperasi dan memberikan layanan kepada Bapak/Ibu.
  8. Bagi Bapak/Ibu yang tidak terdampak wabah Virus Corona tetap melakukan pembayaran angsuran sesuai dengan perjanjian, agar terhindar dari sanksi denda dan catatan negatif di dalam Sistem Laporan Informasi Keuangan (SLIK).
  9. Bapak/Ibu agar selalu mengikuti informasi resmi dari perusahaan pembiayaan, tidak mudah percaya dengan informasi yang bersifat hoax, serta melaporkan kepada perusahaan pembiayaan apabila terdapat debt collector yang melakukan tindakan tidak sesuai ketentuan.
  10. Bapak/Ibu tidak perlu mendatangi kantor perusahaan pembiayaan. Informasi lebih lanjut dapat dilihat pada website resmi atau melalui call center perusahaan pembiayaan.

Nah itulah isi dari pengumuman yang dikeluarkan oleh APPI bror, semoga pengumuman tersebut berguna dan juga bermanfaat.

 

3 KOMENTAR

  1. Saya debitor mobil suzuki tidak pernah ada catatan negatif sampai bulan maret. Sya sudah mengajukan permohonan melalui email. Ketika saya datng di kantor cabang suzuki finance di manado. Saya hanya di layaninoleh satpam. Tidak da seorang pegawai yang bertemu saat kami minta penjelasan. Hany no tlp yang diberikan oleh satpam namun sayNg ketika no pegawai itu dihubungi tlpnya tidak diangkat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here