Tak Terima Ditilang Dua Mahasiswa Ini Gugat Peraturan Ke MK

44
103
views

andikadiego.net – Jakarta. Dua Mahasiswa asal Universitas Kristen Indonesia (UKI) Jakarta, Eliadi Hulu dan Ruben Saputra menggugat peraturan UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) di mana pada peraturan tersebut mewajibkan pengendara menyalakan lampu sepeda motor di siang hari.

Namun apa sebenarnya yang melatar belakangi kedua Mahsiswa tersebut keberatan dengan UU tersebut. Dikutip dari oto.detik.com, ternyata keduanya pernah ditilang Polantas saat berkendara di Jalan DI Panjaitan Jakarta Timur pada 8 Juli 2010. Karena tidak menyalakan lampu motornya.

“Dengan posisi lampu utama yang otomatis menyala mengakibatkan pemborosan pada aki sepeda motor. Hal ini tentunya sangat merugikan bagi para driver online yang sehari-hari mencari nafkah dengan menggunakan sepeda motor,” kata Eliadi sesuai berkas permohonan sebagaimana dilansir website Mahkamah Kontitusi (MK).

Dalam undang undang lalu lintas Pasal 107 ayat 2 UU LLAJ yang berbunyi  “Pengemudi Sepeda Motor selain mematuhi ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib menyalakan lampu utama pada siang hari”.

Jadi sesungguhnya menyalakan motor di siang hari itu hukumnya memang wajib ya brad. Karena sesuai dengan UU LLAJ di Pasal 107.

Lalu apakah dengan menyalakan lampu motor di siang hari maka akan membuat Aki menjadi tekor? Menurut Ricky salah satu mekanik Suzuki, aki tidak akan tekor selama motor menyala dalam keadaan hidup, pada motor terdapat spul dan juga kiprok yang tugasnya menyalurkan arus listrik, karena itu aki tidak akan tekor.

“Selama motor terus menyala ngak ada masalah, karena pada dasarnya aki akan terus mengisi. Tapi yang perlu diperhatikan kalau lampu menyala terus  adalah si lampu dan mika nya, namun mika lampu akan aman jika motor berjalan karna ada pendinginan dari angin, kalau lampu ya kembali lagi pada  kualitas si lampunya sendiri,” ujar Pria berbadan tinggi besar tersebut menjelaskan.

Jika secara tekhnis menyalakan lampu disiang hari tidaklah membuat aki menjadi tekor, maka adakah penjelasan lain mengapa menyalakan lampu pada kendaraan beroda dua begitu penting?

Nah menurut Yogi Baskoro Murti selaku Instruktur dari Indonesia Defensive Driving Center mengatakan bahwa sepeda motor memang sudah seharusnya menyalakan lampu utama agar mudah terlihat oleh kendaraan lainnya.

“Motor memang harus bahkan wajib menyalakan lampu utama, karena dimensi motor yang kecil sehingga ketika masuk dalam area blind spot terutama pada kendaraan besar motor tidak akan terlihat. Dengan menyalakan lampu utama, maka setidaknya cahaya yang dihasilkan oleh lampu utama akan membuat motor terlihat keberadaannya terutama pada kaca spion kendaraan yang lebih besar,” ungkap Yogi atau yang akrab disapa Jenggot ini mengatakan.

Jelas sudah mengapa motor wajib untuk menyalakan lampu utama di siang hari. Menurut kalian gimana nih brad, haruskan peraturan tersebut dihapuskan?

44 KOMENTAR

  1. Tuh udah ada jawabannya dari pakar defensive riding, bukan masalah tekor aki tapi soa keselamatan

    Motor kecil jadi gampang terlihat khususnya di spion ketika menyalakan lampur depan, jadi pengguna jalan lain lebih aware dengan keberadaan motor

    • nahh betul lek, saya sendiri membuktikan pas liat spion di mobil, motor yang lampunya menyala lebih terlihat jelas ketimbang yang tidak menyalakan lampu

  2. Regulasi ini bagus, tapi tidak harus pabrikan lalu seenaknya sendiri ngilangin saklar lampu utama. Biarkan Konsumen memilih patuh atau kena tilang ..
    Dengan menghilangkan saklar lampu utama, otomatis pabrikan merampas hak konsumen. Selain itu mereka ambil untung sepihak..,bayangkan misal biaya satu saklar 10 ribu,kalikan jumlah unit yg diproduksi, banyak sekali penghematan mereka.

  3. “Dengan posisi lampu utama yang otomatis menyala mengakibatkan pemborosan pada aki sepeda motor”,. duh mahasiswanya musti belajar teknis dulu tuh,. padahal nggak semua motor pake aki buat lampu.

Tinggalkan Balasan